GEULIS TEA


Selamat berjumpa kembali dalam acara GEULIS TEA… Perlu antum wa antuna ketahui bahwasanya acara ini sekali-sekali tidak disponsori oleh teman kita “Akang Aep Tea”. GEULIS merupakan singkatan dari GEmar menULIS, sedangkan TEA adalah tambahan aja biar indah gitu, he. Jadi ceritanya saya lagi pengen nulis kisah-kisah sewaktu masih muda, ayeee. Gak juga ding, ya kenangan bulan Juli lalu saat di Parung. Nah, kan Parung. Lagi-lagi Parung. Gimana ya… dikit aja kali ye… hanya ingin mengidentifikasi apa yang ada di pikiran saya ketika bertemu dengan teman-teman baru di Parung Farm. Saya mulai dari yang bukan UNS dulu ya…. Tenang aja pasti semua kebagian. Oke-oke…

  1. Wira Hadinata (Teknik Pertanian 2007, Universitas Lampung)

Pemuda asal Lampung berdarah Sunda+ Jawa ini ternyata gemar+pandai memasak yang “hot”. Duetnya dengan Muhammad Nasir Rosyidi dalam memasak membuat kami terjerumus dalam “Black Hole, Hot Hole” artikan sendiri. Hobinya menyanyi dan menari. Suka memutar lagu-lagu EdCoustic. Entah bagaimana asal muasalnya saya pernah berkolaborasi dengan Wira dalam rangka memotong ayam untuk dibikin semur. Ya kolaborasi, maklum pisaunya kecil dan tidak terlalu tajam. Kembali ke Wira. Saya sangat surprais karena ternyata ikhwan yang punya amanah di Menwa-nya UNILA ini lahir di bulan dan tahun yang sama dengan saya. Wira lahir 14 Desember 1988, sedangkan saya 20 Desember 1988. Tentunya bisa dilihat sendiri lebih tua siapa, hehe. Jadi ingat kalau Wira pernah ngajakin bikin “Sup Buah” tapi tidak terlaksana. Keahlian lain dari Wira adalah “menggendong Ezard” dan membawakan tas saya.

2. Koko Pujianto (Teknik Pertanian 2007, Universitas Lampung)

Saya pernah tengsin gara-gara ikhwan ini. Kesan pertama begitu mengecewakan. Hari pertama magang di Parung Farm saya dapat jatah di bagian kangkung, nyabutin gulma. Koko datang telat. Karena terkenal sebagai anak yang mudah bergaul (he, ngarep) saya mencoba SKSD pada Koko. Kalau tak salah saya bertanya, “Mas yang dari UNILA ya, yang mau ngekos di tempat Teh Lia juga ya”. Jawaban Koko hanya “Iya” dengan ekspresi datar. Oh, gitu ya. Oke-oke. Setelah kejadian tersebut saya bilang ke Lala dan Dhea, kemudian bertekad gak akan lagi nanya pada Koko. Cuekin aja. Tapi pernah suatu saat saya tau Koko ikutan tertawa melihat polah saya dan Anthony ketika “guyonan” di kebun kangkung. Ngapain ni anak ikutan ketawa. Tapi ternyata dugaan saya selama ini salah. Walau datar tapi Koko itu lucu. Apanya coba? Baru ketahuan saat saya, Anthony dan Koko main ke Kebun raya Bogor. Demi menjaga privacy maka kejadian di Kebun Raya Bogor tidak diceritakan. Bagi yang sudah tau ya pura-puralah tak tau, he. Hobi ikhwan yang satu ini adalah makan ayam dan tidur. Yang lucu adalah dia “kabur” setelah diguyur dengan air cucian jelly cup saat hari lahirnya, 6 Agustus. Dipanggil “Aziz Gagap” oleh Ezard.

3. Amalia Mar’athus Sholikhah (Agribisnis 2007, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta)

Gadis ini biasa di panggil Amel. Sepertinya Mang Iwan naksir sama Amel, he piss. Hobinya adalah nyasar dan “menyasarkan” orang. Korbannya tak lain adalah saya, dhea, lala, achmad, anthony, nasir, tunjung, wira dan koko. Kalau sudah jalan-jalan dan melanglang buana bisa lupa waktu, gak balik-balik ke Parung padahal masih Magang. Amel sangat suka bercerita, stok ceritanya banyak banget. Berjilid-jilid. Meskipun begitu cewek ini sangat supel. Gampang bergaul dan rame. Yang saya suka adalah dia gak pernah marah. Gak gampang marah. Meskipun hobinya tidur sebenarnya masakan Amel itu enak. Bumbunya lebih meresap. Mantap pokoknya. Hari lahirnya telah diabadikan Mas Armand Maulana dalam lagunya yang berjudul 11 Januari.

4. Dimas Juliansyah Abubakar (Agronomi Hortikultura, IPB 2006)

Pemuda asal Bangka Belitung ini biasa dipanggil Kak Dim, Bang Dim, atau Tao Ming Tse, he. Termasuk orang yang dituakan. Penelitiannya di Parung Farm sebenarnya terancam gagal akibat perencanaan sabotase oleh oknum tertentu. Hobinya senam dan lipsink lagunya Justin Beiber. Ekspresinya selalu lucu ketika menirukan sesuatu. Pernah menyendiri di dekat bak nutrisi. Dikiranya sih memikirkan penelitian, tapi kata Anthony si Kak Dimas sedang “sakit perut”. Saya ingat puding buatannya tidak merata ketika diaduk. Istilah jawa-nya “njendel” atau menggumpal. Hal tersebut adalah hasil kolaborasinya dengan Koko. Disinyalir bahwa kak Dimas masih saudaraan dengan Achmad Haryanto. Sering bolak-balik dari Parung-Bogor. Jadinya jarang dikos Parung. Tapi tak apa, bisa mengurangi antrian mandi. Ayeee.5.

5. Muhamad Saefudin (Teknik Pertanian 2007, IPB)

Saya sudah lupa bagaimana saya mengenalnya atau berkenalan dengannya. Pastinya melalui program SKSD. Ikhwan ini tergolong low profile, gak neko-neko. Orang baik susah nyeritainnya. Berdarah sunda asli. Oleh karena itu saya berguru bahasa sunda padanya. Pembawaannya tenang. Riwayat Aep sangat mengenaskan, mulai dari disidang gara-gara gak ikut makan siang dikost hingga membuat Dhea kecewa sampai salting dan tertangkap basah saat ditemukan sedang membeli souvenir untuk teman-teman magang. Yang paling berkesan adalah ayam kribo-nya. Hehe. Bersama Anthony, Dhea dan Lala pernah merencanakan penculikan terhadap qiyadah pesma ini. Belakangan ini beru diketahui bahwa Aep berbakat menjual Brownies. @_@. Dia juga ingin belajar bahasa Jawa. Salah satu motivator saya dalam menulis.

6. Sepriyadi Rihi (Biologi 2007, IPB)

Mahasiswa berdarah Sumba ini agak lain. Kesan pertama terhadap Sepri adalah “mahasiswa yang terlalu rajin”. Belum waktunya kerja malah udah ikutan nanem bayem. Pembawaannya cuek dan lebih sering diam. Sedikit bicara banyak bekerja. Kadang juga kalo becanda garing hehe. Tipe-tipe mahasiswa yang akademis (kayaknya). Sepertinya juga terlihat sering sendiri (ah masa’, gak mungkin). Gaya ngomong ikhwan yang beramanah di DEMA ini mengingatkan saya pada suami murabbi saya @_@. Punya teman sekelas yang mirip dengan saya.

Kesanmu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: