MENGURUS SESUATU (Part 2,5)


11 Maret 2011.

Kenapa 2,5? Karena bertepatan dengan Dies natalis UNS, wo, wo, wo…… gak nyambung.” Mengurus sesuatu” Part 1 kan sudah saya ceritakan di notes terdahulu. Berhubung pas “Mengurus sesuatu Part 2” saya tidak ikut audisinya dan tidak kebagian peran, lebih tepatnya gak ikut casting, maka cerita selanjutnya akan langsung ke Part 2,5. Sedikit cerita untuk “Mengurus sesuatu Part 2” diperankan tunggal oleh Fairuz. Alhamdulillah meski peran berat namun tidak disertai adegan gantung diri ataupun nenggak autan+ekstra joss+terasi (???????).

Pada “Mengurus sesuatu Part 2,5” ini saya kembali duet dengan Fairuz. Menuju gedung itu dan naik ke lantai 2. Sampai di depan ruang keramat, kami berdua berdiri terpaku. Melihat sesosok bapak yang dulu pernah men-tausiyah-i kami.

Berikut percakapan sotoy saya dan Fairuz,

Saya : Aduh, Ir, ada bapaknya tuh

Fair : Iya, mbak, gimana? Masuk nggak?

Saya : Aku mati gaya, nich (jantung berdegup kencang, mata berkunang-kunang sambil garuk-garuk kepala)

Fair : Mbak, kata Mas Tri Hariyana kita harus berdo’a dulu

Saya : oh, gitu ya (hehe)

Akhirnya saya dan Fairuz berdoa menurut agama dan kepercayaan masing-masing dengan do’a yang di hapal. Allahumma bariklana fiimarazaktana wa kina azabannar….. Lho, lho, lho

Setelah berdo’a, kami berdua memantapkan langkah kaki memasuki ruang tersebut. Diiringi dengan backsound Akademi Fantasi Indosiar…. “Percayalah pada diri, dengan harapan dan keyakinan…….”

Tahu nggak apa yang terjadi pas kami berdua masuk  ke ruang tersebut? Kami kembali disuruh duduk, tapi menghadap ke seorang ibu. Kemudian di “training” untuk bisa membuat “ini dan itu”. Di tengah-tengah training, kembali bapak tersebut memberikan tausiyah.

“ Organisasi itu bagus mbak, jadi kita nggak Cuma kuliah….. bla.. bla…. Bla….

“ Itu bisa jadi nilai plus kalian…. Bla… bla… bla…

“ Memang di organisasi itu nggak dibayar…. Bla… bla… bla…..

“  Harus siap dengan segala konsekuensinya…. Bla… bla… bla…..

Dan closing statement dari bapak itu akan selalu kami ingat berdua, yaitu….. jeng… jeng…. Jeng…

“kalian gak usah pacaran dulu………”

Hu.. hu.. hu…….. Hehe….. Hao Le, Pak….. J, J, J

 

Masih penasaran  kenapa diberi judul “Mengurus sesuatu Part 2,5”?

Enggak? Lho, kok  enggak T_T. Mbokya Tanya gitu. Oke-oke. Kenapa setengah? Karena dalam hal ini tidak ada kejadian yang amat menegangkan, jadi sensasinya gak penuh…. Hihihi…..

 

Kesanmu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: