PIPA PEMBUANGAN TERKOTOR


Apa yang antum wa antuna pikirkan ketika membaca judul di atas? Got, gorong-gorong, sesuatu yang kumuh, berkarat, sampah atau yang lain? Pipa pembuangan terkotor adalah judul dari 2 bab pada novel PUKAT (serial anak-anak mamak) karya Tere-Liye.

Bab ini menurut saya menarik. Yang di maksud pipa pembuangan terkotor atau pada halaman 270-271 disebutkan sebagai lubang pembuangan terkotor adalah mulut kita. Membaca 2 halaman tersebut cukup membuat saya tersadar bahkan tersindir.

Bersyukurlah karena Allah masih menjaga kita dan menempatkan kita di jalan ini. Namun tak dapat dipungkiri kadang kita pernah merasa sebagai orang yang paling baik dan menganggap yang lain selain kita adalah salah. Bukankah begitu?

Ketika ada saudara kita yang tersandung “masalah”, mungkin awalnya niat kita adalah mencari solusi atas masalah tersebut, namun ujungnya malah dibicarakan ke orang lain, mencari-cari lagi kesalahan dari saudara kita. Misalnya: “Eh, ternyata Akh itu atau Ukhti ini begini, begitu,begitu, begini.

Tidak hanya akhwat yang mungkin seperti ini, ikhwanpun ada kemungkinan juga “tertarik” untuk membicarakan hal semacam ini.

Afwan sebelumnya, saya tidak berkata bahwa semua akhwat maupun ikhwan seperti ini. Tapi hanya sebagian kecil, namun sepatutnyalah kita berhati-hati.

Ingat, jarak solusi dan ghibah itu sangat tipis. Jangan sampai kita melewati batas itu. Ketika tahu bahwa ada saudara kita yang sedikit “melenceng” maka silahkan diproses melalui jalur yang benar. Cukup orang-orang tertentu saja yang tahu dan bukan untuk jadi pembicaraan umum di kalangan aktivis. Janganlah mengucilkan saudara kita. Selayaknyalah kita memberi semangat padanya untuk bangkit, karena mungkin kita kurang menjaganya dan bukan justru meninggalkannya.

Pada halaman 249 buku novel PUKAT dikatakan oleh tokoh Mamak “…namanya bergunjing. Dan itu jahat. Kau asyik membicarakan aib orang lain, kabar buruk dan sebagainya. Padahal aib dan urusan masing-masing saja tak becus diurus..”

Astaghfirullah hal adzim. Semoga Allah menjauhkan kita dari hal tersebut.

“ Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain, (karena) boleh jadi mereka (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang diolok-olok), dan janganlah perempuan-perempuan (mengolok-olokkan) perempuan lain, (karena) boleh jadi perempuan (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari perempuan (yang mengolok-olok). Janganlah kamu saling mencela satu sama lain, dan janganlah saling memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk (fasik) setelah beriman. Dan barangsiapa tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim .”

“ Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa, dan janganlah kammu mencari-cari kesalahan orang lain, dan jangalah ada diantara kamu menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Dan bertaqwalah kepada Allah, sungguh Allah Maha Penerima tobat dan Maha Penyayang.”

QS Al Hujurat :12-13

Saudaraku, Allah telah mengingatkan kita. Janganlah kita mencari-cari ataupun membicarakan kesalahan orang lain. Tegakah antum wa antuna memakan bangkai saudara sendiri?

Semoga menjadi pengingatan bagi saya pribadi untuk selalu banyak berhusnudzan. Dan semoga dapat diambil hikmahnya bagi teman-teman semua. Afwan jiddan jika banyak yang tidak berkenan. Bukankah kewajiban kita adalah saling mengingatkan bukan meninggalkan?

Semoga rabithah senantiasa terlantun, dan semoga Allah memberkahi ukhuwah diantara kita. Amin.

Ngawi, 5 Desember 2010

10:41 WIB

Kesanmu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: