_M_A_K_A_N_


Tiap hari selasa dan rabu habis ngasisteni praktikum teknologi hidroponik, kami para asisten praktikum punya ritual wajib. Namanya juga wajib, jadi apabila tidak dilaksanakan berarti berdosa (lho?). Yang jelas akan berakibat tidak baik untuk masa depan si asisten.

Biasanya praktikum teknologi hidroponik selesai pukul 10.30 wib. Pasti deh hawa-nya udah puanas banget, peluh bercucuran, tenggorokan kering, bibir pecah-pecah dan panas dalam. Ditambah badan mulai lemas dan suara sudah mulai ngos-ngos-an akibat teriak-teriak di depan praktikan, pokoknya metaLLL abis.

So, jeng-jeng-jeng. Entah dicetuskan oleh Mukhlas kayaknya. Maka diputuskan untuk diadakan ritual wajib yaitu “makan bareng”.  He’em, soalnya pagi belum sempat makan. Kami biasa persiapan praktikum mulai jam 7 pagi sudah nangkring di rumah kaca nyiapin ini itu. Trus lanjut praktikum sampai jam 10.30, pastinya perut udah krucuk-krucuk hota hai. Habis praktikum langsung deh kami meluncur ke warung Bu Haji alias Bu Pucang, tetangga kost-nya si Bagus.

Ini sedikit dokumentasi kalau pas lagi makan…

Maria Niken, Bagus, Haries. By the way Haries Ngapain ya…

Haries, Mukhlas, Rizqi. Si Qiqi (Rizqi) semangat banget motong ayam-nya..

Ini minuman saya.. Es Kopyor. Segerrrrr…

Dedicated to adek-adek Asisten Praktikum Teknologi Hidroponik

Rizqi Hapsari, Maria Niken Puri Andari

Bagus Destianto Isnan, Mukhlas Ariesta, Haries Apriliyana

Solo, 4 Oktober 2011

                Rumah Mawaddah

Kesanmu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: