MEMBANGUN KECERDASAN RUHIYAH


Seseorang yang cerdas adalah orang yang mampu mengendalikan dirinya dan beramal untuk kehidupan setelah kematiannya.” (HR. Ahmad dan Tirmidzi)

Nilai yang dapat diambil dari hadits diatas adalah

1. Orang yang cerdas senantiasa melakukan muhasabatun nafs, mengendalikan diri yang dilakukan dalam 2 aspek yaitu sebelum beramal dan sesudah beramal

Sebelum beramal:

  • Memelihara niat, pikiran, kehendak dan tekad yang terbersit di dalam hati

Misalnya mau update status yang fenomenal, biar banyak yang njempolin, biar banyak yang komen. Hello plis deh, what’s in your mind. Kadang memang tarikan duniawi lebih kuat daripada nikmat akhirat yang belum terlihat. So, dalam setiap aktivitas periksa kembali niatan kita. Jika karena Allah, lanjutkan! Jika bukan karena Allah, mending mundur deh, perbaiki dulu niatannya. Atau mungkin pas Ramadhan punya target khatam 10 kali biar keren, hiyaaa. Nah, kalau yang satu ini berhubungan dengan poin selanjutnya.

  • Mengukur kemampuan

Berkaitan dengan target Ramadhan yang  10 kali khatam Qur’an (misalnya). Realistis gak sih? Kalau memang mampu dan niatnya benar, it’s okay. Tapi ya harus paham dengan kondisi kita loh. Kira-kira sanggup gak?

  • Melihat kemaslahatan

Masih dengan contoh target Ramadhan yang  10 kali khatam Qur’an, mungkin kita bisa melakukannya tapi disisi lain malah gak tidur berhari-hari. Nah lho. Malah jadi sakit nantinya. Jangan terlalu dipaksakan. Bai de wei Allah lebih menyukai amalan yang sedikit tapi kontinyu. Tapi ingat!!! Bukan yang sedikitnya lho, tapi dalam hal ini yang dimaksudkan adalah konsistensi, kontinyu, dan keistiqomahan. Jadi jangan salah mengartikan ya.

  • Cara dan sarana untuk merealisasikan

Untuk yang satu ini saya lupa penjelasannya. Catatan rada amburadul. Afwan ya. Nanti saya perbaiki lagi @_@

Sesudah beramal:

  • Muhasabah terhadap perbuatan yang seharusnya ia lakukan, karena berkaitan dengan hak Allah dan hak makhluknya.

Perhatikan: misal soal tilawah. Apakah tilawah kita mengganggu orang lain atau tidak? Apakah sudah benar tau belum? Kalau tilawahnya sehari semalem di kos-an ya mengganggu teman-temannya yang istirahat dong, hehe. Ekstrem tapi.

  • Muhasabah terhadap perbuatan yang ia tinggalkan karena termasuk perbuatan maksiat baik besar maupun kecil. Termasuk perbuatan yang ditinggalkan karena kurang utama sedangkan ada amal lain yang lebih utama.
  • Muhasabah terhadap urusan biasa yang diperbolehkan seperti aktivitas keduniawian yang hukum asalnya diperbolehkan (mubah). So, pandai-pandai memilih kegiatan yang bermanfaat ya.

 2. Adab beberapa amal yang berorientasi akhirat

  • Ikhlassunniyah dan Itiba’tu Rasul

Ikhlassunniyah berarti membersihkan maksud dan motivasi kepada Allah SWT dari maksud dan niat lain. Hanya mengkhususkan Allah SWT sebagai tujuan dalam berbuat.

Itiba’tu Rasul berarti sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW, agar tidak terjadi bid’ah

  • Mahabbah, khauf dan raja’

Mahabbah atau kecintaan pada Allah SWT

Khauf  atau takut kepada Allah SWT, takut pada murka dan siksa neraka-Nya

Raja’ atau harapan untuk mendapat ridho-Nya

Khauf dan Raja’ merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan, dan keduanya harus seimbang

  • Mengakui karunia Allah
  • Mengakui adanya kekurangan
  • Tidak mengiringi kebaikan dengan kemaksiatan
  • Tidak mengiringi amal kebaikan dengan kedzaliman

Misalnya Robin Hood yang banyak memberi untuk orang miskin tapi yang ia punya adalah hasil dari mencuri

3. Karakteristik orang yang memiliki kecerdasan ruhiyah

  • Memandang segala hal sebagai peluang untuk meraih pahala
  • Melakukan amal kebaikan yang bernilai kepeloporan
  • Memprioritaskan amal yang bermanfaat dan berpahala besar
  • Menggunakan cara-cara yang dapat melipatgandakan pahala

Misal   : merutinkan shalat berjamaah

  • Melakukan amalan yang sering disepelekan
  • Menjaga kelestarian amal
  • Segera bertaubat dan tidak mengulang kemaksiatan

“Tetaplah bercahaya meski hanya seterang kunang-kunang”

Ngawi, 21 November 2011 10:51 am

2 Tanggapan

  1. subhanalloh.. trims buat pencerahannya,,, jadi terang nih.. *lampu neon yah (sesuatu), hehehe..

  2. @ Akh Evan: ceile, masyaallah perlu bikin stadium yang lain ni

Kesanmu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: