MENGENAL GJ LEBIH DEKAT


Ketika dunia persilatan sudah mulai diresahkan oleh yang namanya GJ. Kalau ada apa-apa pasti jawabannya GJ, yang disalahkan juga GJ. Kasian banget ya si GJ jadi kambing hitam. Kayaknya populer banget si GJ. Mungkin patut dapet awards kali yeee (lho).

Kali ini kita akan berbicara tentang si GJ. Semua udah pada tau kan GJ itu apa. Tapi saya akan lebih memperkenalkan sisi lain dari si GJ ini yang tak semua orang tau.

Kata guru ngaji saya GJ itu ada 3 stadium loh. Wow. Tapi ini rahasia. Hiyaaa. Bukan rahasia lagi kalau ditulis di sini. Ya, berbagi aja deh

1. Gak Jelas

Ini adalah tingkatan GJ terendah. Ciri-ciri dari orang yang terkena adalah datang tak dijemput, pulang tak diantar. Kadang nongol, kadang enggak alias kejar daku kau ku tangkap (apa sih?). Ya gitu deh. Omongannya sudah mulai ngelantur (wah, saya dong berarti @_@). Mungkin orang dalam stadium ini suka nyanyi, memadukan antara Justin Beiber yang kolaborasi dengan SM*SH

Owo, uwo, uwo, jeng jeng

Ouwo, uwo, uwo, jeng jeng

Ouwo, uwo, uwooo…..

Kenapa hatiku cenat-cenut tiap ada kamu

Selalu peluh pun menetes setiap dekat kamu

Woooooo, tukang es kali bikin cenat-cenut.

2. Galau Jiddan

Dan inilah GJ yang sekarang lagi subur. Tanda-tanda dari GJ ini adalah suka update status yang fenomenal, sms alay, mikir yang macem-macem, resah dan gelisah menunggu disini, disudut sekolah tempat yang kau janjikan………. Jiaaah.

Backsound yang tepat untuk stadium ini adalah lagunya Syahrini:

Kau yang telah memilih aku

Kau juga yang sakiti aku

Kau putar cerita sehingga aku yang salah

Selamat pagi emak

Selamat pagi abah

Mentari hari ini berseri indah…… Hihihi

3. Gangguan Jiwa

Nah, ini adalah tingkatan akhir dari GJ. Yang namanya gangguan jiwa mah tanda-tandanya sudah tidak diragukan. Suka senyum-senyum sendiri, sering menyendiri de el el. Gak tau ding.

Bai de wei. Kakak seperguruan saya Evan P. Ramdan ternyata menambahkan lagi stadium dalam GJ hingga stadium 4. GJ tersebut adalah Gila Jabatan. Jika didefinisikan Gila Jabatan adalah suatu keadaaan dimana seseorang ingin menempati suatu posisi tertentu dan berambisi mendapatkannya dengan menghalalkan berbagai cara. Ceile dramatis banget.

Kalau kak Evan menempatkan GJ-nya tersebut di stadium  4, tapi kalau boleh malah saya menempatkannya di stadium 3. So,  urutannya menjadi:

  1. Gak jelas
  2. Galau Jiddan
  3. Gila Jabatan
  4. Gangguan Jiwa

Yup,  kenapa? Karena secara psikologis orang yang gila jabatan kemudian akan terkena gangguan jiwa. Bukan gangguan jiwa dulu baru gila jabatan. Hehe, sok tau banget ya.

Semoga dengan ini kita lebih mengenal tingkatan-tingkatan GJ dan mewaspadai GJ yang bersemi dan bertebaran di sekitar kita. Ingat! GJ bisa menular lewat konunikasi lisan, kumpul-kumpul bareng, bahkan lewat status di FB alias lewat dunia maya. So, kalau kamu lagi GJ segeralah bermuhasabah. Perbanyak dzikir, menghadiri majelis ilmu dan berkumpul dengan orang-orang shalih. Jangan kau tularkan GJ-mu pada teman-temanmu yang tak berdosa. Merdeka!!!

Motivasi dari buku Komitmen Muslim Sejati,

Halaman 26

Saya harus beristighfar memohon ampunan Allah dan senantiasa beristighfar. Istighfar merupakan kafarah (hal yang menghapuskan dosa), memperbarui tobat dan iman, dan menumbuhkan perasaan tenang dan tentram.

Dan barangsiapa mengerjakan kejahatan dan menganiaya dirinya, kemudian ia mohon ampun kepada Allah, niscaya ia mendapati Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (QS An Nisa’:110).

Halaman 22

Saya harus mengingat-Nya dan senantiasa mengingat-Nya. Diamku harus merupakan kegiatan berpikir dan bicaraku merupakan dzikir. Dzikrullah SWT merupakan penawar jiwa yang paling kuat dan merupakan senjata yang paling tajam dalama menghadapi berbagai tantangan zaman, kesusahan-kesusahan hidup, dan bencana-bencananya. Mahabenar Allah yang telah berfirman,

Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tentram (QS Ar Ra’d: 28).

Semoga bermanfaat. Salam Keren.

Ngawi, 21 November 2011

09:33 am

Buku Rujukan

Judul               : Komitmen Muslim Sejati

Penulis             : Fathi Yakan

Penerbit           : Era Intermedia, Solo

2 Tanggapan

  1. hehee… GeJe.. (GuE g JElekkan? hahaha..)
    makasih smua masukkan dan tulisannya khususnya petikan dari buku Fathi Yakan.. luar biasa.. : )
    hrs byk istigfar

Kesanmu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: