TIKUNGAN KEDUA ITU…


Saya tiba-tiba teringat salah satu materi ngaji saya. Tikungan. Ya, tikungan yang menjadi tantangan dalam keistiqomahan. Tikungan kedua itu  adalah “dunia kerja”. Dan saya merasakan tikungan pada atmosfer itu meskipun saya belum diamanahi oleh Allah untuk berada pada dunia tersebut. Beberapa teman saya agaknya mulai terseok-seok melewati tikungan itu. Di sinilah saat keistiqomahan diuji.

 

Agenda ngaji sudah mulai banyak yang absen bergantian. Alasan kerja. Syar’i. Menuntut profesionalisme dalam bekerja. Padahal sudah memilih waktu akhir pekan yang kiranya semua sudah longgar. Lembur? Apa mau dikata. Saya paham benar bahwa berkata lebih mudah daripada realisasinya. Saya yakin pula tiap orang dihadapkan pada kondisi masing-masing yang mungkin kita tidak dapat memahaminya.

 

Saya menulis tentang ini sama sekali bukan bermaksud menghakimi, tapi lebih kepada pengingatan diri sendiri. Setiap perjalanan hidup pasti penuh ujian dan tantangan. Jika beberapa saat nanti saya diamanahi oleh Allah untuk mencari rezekiNya dan berada pada bukan zona yang cukup aman seperti di kampus, semoga catatan ini menjadi pengingat bagi saya. Bahwa saya pernah sedih melihat teman-teman yang absen ngaji karena masih harus berkutat dengan pekerjaannya, sedih karena tidak dapat berbagi ilmu diskusi ataupun sekedar share masalah sehari-hari. Semoga tikungan-tikungan lainnya pun dapat terlewati.

 Ngawi, 12 Januari 2012 11:47 pm

 

Izinkan saya mengutip satu paragraf dalam buku Saksikan Bahwa Aku Seorang Muslim karya Salim A. Fillah:

“Kadang kita tak merasakan nikmatnya majelis kebersamaan ini. Padahal, orang lain akan melihat kita berubah dan semakin buruk saat kita berhenti menghadirinya untuk suatu waktu yang cukup lama. Memang, ia hanya sepekan sekali. Tetapi bagaimanapun kita tahu, majelis ini adalah majelis ilmu dan  dzikir yang tak berhenti sampai bubarnya lingkaran. Ketika mereka menutup pertemuan dan pergi untuk keperluan masing-masing, lingkaran itu hanya melebar. Ia melebar seluas aktivitas mereka.”

 

Sumber Gambar klik DISINI

Kesanmu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: