Rindu Kakak, Rinduku, dan Rindu Mami


Saya masih begitu sering rindu pada Papi. Apalagi ketika Allah telah membentangkan rezeki-Nya di kota ini, yang membuat saya juga jauh dari Mami.

Ketika hari pertama saya bekerja, paginya saya sempat berbisik dalam hati “Pap, Mega hari ini mulai kerja loh”. Hanya di dalam hati saja.

Belum ada 100 hari Papi meninggalkan saya, kakak, dan Mami memang begitu masih melekat akan kenangan-kenangan bersama beliau.

Beberapa hari lalu saya sempat jalan-jalan ke FB kakak saya. Saya lihat activity-nya. Saya tertegun. Kakak? Nge-wall di FB Papi?

Kemudian saya membuka FB papi saya dan memang benar, kakak saya nge-wall yang isinya seperti ini.

hai pap,apa kabar? aku,mega,dan ibu merindukanmu. Sekarang tak ada lagi sms2 usil darimu,tak ada lagi candamu di telepon,tak ada kata2 puitis darimu saat aku ulang tahun nanti. Tapi semua kenangan tentang papi dan masa2 bahagia keluarga kita akan selalu ada di hati. Semoga engkau tenang disana:). March, 22 2012. 1:05 pm, near Kupang Nusa Tenggara Timur.

Air mata ini luruh. Betapa kakak saya juga merindukan Papi. Namun yang saya harus pahami bahwa kerinduan dan kesedihan yang kami alami tidak sebanding dengan kerinduan serta kesedihan Mami.

Usia 25 tahun pernikahan Papi dan Mami bukanlah waktu yang singkat dalam perjalanan hidup. Bersama menjalani roda kehidupan, warna-warni, jatuh bangunnya. Jika dalam istilah Jawa suami/istri/pasangan hidup disebut dengan “Garwa- Sigaraning Nyawa” ataupun separuh nyawa.

Ya Rabb,

Jadikanlah kami sebagai hamba yang ikhlas atas segala kehendak-Mu

Belajar dari segala yang kejadian, mengambil hikmah

Berbaik sangka kepada-Mu, bersyukur kepada-Mu, menghamba sepenuh jiwa dan raga kami

Jagalah kami, tuntunlah kami, ridhai langkah kami

Anugerahkan kami dengan keimanan serta keistiqomahan

Jangan jadikan kami sombong serta ingkar kepadaMu

Semoga apa yang Engkau titipkan kepada kami dapat menjadikan kami selalu ingat kepada-Mu

Ampuni dosa kedua orang tuaku

Ampuni dosa ayahku, ringankan siksa kuburnya, mudahkanlah dia menuju kepadaMu

Ampuni dosa ibuku, berikanlah ibuku kekuatan, ketegaran serta rezeki yang baik

Berkahilah keluarga kakakku

Ridhoi hambamu ini berikhtiar dalam rezekiMu serta menuju kesempurnaan dien

Amin.

Bekasi, 26-27 Maret 2012

We always love you dad…

Puguh Tjahyono, S.Pd., M.Si

14 Agustus 1961-14 Januari 2012

3 Tanggapan

  1. Semoga almarhum ditempatkan di syurga-Nya, Surga Firdaus…Amiin

  2. aamiin.. semoga ayahanda berada di tempat-Nya yang terbaik…

    smangat… bu Mega… go..go..go..🙂

  3. mudah2n sll dikuatkan mbak…hiks..saya jd ikutan sedih baca tulisan ini…mdh2n maminy dan keluarga mbak dikuatkan..salam kenal dr ranah minang….

Kesanmu

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: